Tingkat Manajemen

  • Subscribe to our RSS feed.
  • Twitter
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • Facebook
  • Digg

Friday, 11 October 2013

Tingkat Manajemen

Posted on 00:03 by Unknown
     I.            Tingkatan Manajemen

Bahwa manajemen digunakan dalam segala bentuk kegiatan baik kegiatan profesi maupun non profesi, baik organisasi pemrintah maupun swasta, maka manajer dapat diklasifikasikan dalam 2 cara yaitu dalam tingkatan organisasi dan lingkup kegiatan yang dilakukan.
Bila dilihat dan tingkatan dalam organisasi, manajemen dibagi menjadi 3 golongan yang berbeda yaitu:
1.      Manajemen liniatau manajemen tingkat pertama, yaitu tingkatan yang paling rendah dalam suatu organisasi, dimana seorang yang bertanggung jawab atas pekerjaan orang lain, misalnya mandor atau pengawas produksi dalam suatu pabrik, pengawas teknik pada suatu bagian riset dan sebagainya.
2.      Manajemen menengah(Middle Manager), yaitu mencakup lebih dari satu tingkatan dalam suatu organisasi. Manajer menengah mengarahkan kegiatan-kegiatan yang melaksanakan kebijakan organisasi. Contohnya kepala bagian yang membawahi kepala seksi, kepala divisi, dan lain sebagainya.
3.      Manajemen puncak (Top Manager), terdiri atas kelompok yang relative kecil, yang bertanggung jawab atas manajemen keseluruhan dari organisasi. Mereka menetapkan kebijaksanaan operasional dan membibimbing hubungan organisasi dengan lingkungannya. Sebutan yang khusus untuk manajemen ini adalah Chief Executivr Officer (direktur utama), Presiden dan Senior Vicepresident.
Menurut lingkungan kegiatan yang dilakukan dibagi menjadi dua yaitu Manajer Fungsional dan Manajer Umum. Manajer fungsional bertanggung jawab pada satu kegiatan organisasi yaitu produksi, pemasaran, keuangan dan lain sebagainya, yang dipusatkan oleh kesamaan tugas. Manajer umu membawahi unit yang lebih rumit. Misalnya sebuah perusahaan cabang atau bagian operasional yang independen yang bertanggung jawab atas semua kegiatan unit.
Sumber :

Mukhyl, Muhammad Abdul & Sapiutro, Iman Hadi (1995). Pengantar Manajemen Umum (untuk STIE). Jakarta: Gunadarma
Read More
Posted in | No comments

Thursday, 10 October 2013

Psikologi Manajemen

Posted on 23:35 by Unknown
     I.            Definisi Manajemen dan Kepemimpinan
Manajemen adalah koordinasi semua sumber daya melalui proses perencanaan, pengorganisasian, penetapan tenaga kerja, pengarahan dan pengawasan untuk mencapai tujuan yang telah di tetapkan terlebih dahulu.
1.     Jenis – jenis manajemen
·     Definisi manajemen keuangan adalah merencanakan, menganggarkan, mencari, menyimpan, memeriksa, mengelola dan mengendalikan dana yang dimiliki oleh seseorang atau kelompok (perusahaan maupun organisasi).
·     Definisi manajemen pemasaran adalah suatu proses yang berjalan dengan tujuan agar menetapkan suatu harga serta promosi, menyalurkan gagasan dan sebagainya agar dapat mempertahankan "kehidupan" suatu perusahaan maupun untuk mengembangkan perusahaan tersebut sehingga pada akhirnya dapat mencapai keutungan yang maksimal dengan pengorbanan seminimal mungkin.
·     Definisi manajemen resiko adalah suatu pendekatan metodologi yang terstruktur dengan maksud agar dapat mengelola kemungkinan - kemungkinan buruk yang dapat terjadi (ancaman).
·     Definisi manajemen pendidikan adalah sumber - sumber pendidikan dibuat lebih terpadu/terpusat agar tujuan pendidikan tercapai secara efektif maupun efisien.
·     Definisi manajemen strategi adalah suatu proses yang dilakukan guna mengidentifikasi (menganalisis) "apa" dan "bagaimana" hasil yang ingin di capai tersebut.
·     Definisi manajemen sumber daya manusia (SDM) adalah merupakan cara untuk mengatur suatu hubungan maupun peran para tenaga kerja (SDM) yang dipunyai oleh suatu 1 orang/kelompok agar dapat dipekerjakan secara maksimal tetapi tetap menonjolkan keefektifan serta efisien, agar dapat mencapai tujuan.
·     Definisi manajemen informatika adalah memanfaatkan sumber daya (dalam hal ini, segala yang berhubungan dengan informatika) agar kelak dapat tercapai tujuan yang ditetapkan.
·     Definisi manajemen produksi adalah aktivitas mengatur, mengkoordinasi, serta mengawasi bagaimana sumber daya (manusia, alat, dana, bahan) digunakan secara efektif dan efisien agar dapat menciptakan suatu barang/jasa yang memiliki nilai kegunaan yang tinggi.
·     Definisi manajemen konflik adalah bagaimana mengatur, mengkoordinir/mengarahkan suatu konflik yang sulit untuk diakhiri hingga akhirnya dapat mengakhiri konflik tersebut. Biasanya yang melakukan manajemen konflik ini adalah para pelaku konflik maupun perantara (pihak ketiga/penengah) dari konflik tersebut.
·     Definisi manajemen proyek adalah suatu proses kegaiatan manajemen dalam suatu proyek.
2.     Kepemimpinan
          Kepemimpinan dilihat sebagai suatu proses yang dinamis, interaktif yang melibatkan 3 dimensi: pemimpin, pengikut, dan situasi. Tiap dimensi ini mempengaruhi satu sama lain. Contohnya, pencapaian dari tujuan tergantung tidak hanya pada personal seorang pemimpin tapi juga pada kebutuhan pengikutnya dan jenis situasinya.



II.            Perencanaan dan Penetapan Manajemen

Perencanaan merupakan proses dasar manajemen di dalam mengambil suatu keputusan dan tindakan. Perencanaan diperlukan dalam setiap jenis kegiatan baik itu kegiatan organisasi, perusahaan maupun kegiatan di masyarakat, dan perencanaan ada dalam setiap fungsi-fungsi manajemen, karena fungsi-fungsi tersebut hanya dapat menjalankan keputusan-keputusan yang telah ditetapkan dalam perencanaan.

·        Manfaat atau fungsi perencanaan
a. Forecasting, yaitu memperkirakan perkejaan-pekerjaan yang akan dilaukakan pada saat yang akan datang yang akan dilakukan oleh manajer ini atas dasar sistematisasi dan kontinitas pekerjaan serta berdasarkan dimana ia bekerja.
b.   Establings objectives, yaitu menentukan tujuan akhir yang akan dicapai dan apa yang telah di rencanakan keseluruhannya baik tujuan tiap pekerjaan maupun tujuan globalnya.
c.  Programming, yaitu dibuat suatu program yang terdiri dari serangkaian tindakan kegiatan untuk mencapai tujuan tertentu berdasarkan pada prinsip pelaksanaan.
d. Sceduling, yaitu membuat jadwal pekerjaan sehingga dapat diselesaikan tepat waktu.
e. Budgeting, yaitu penyusunan anggaran untuk mengalikasikan sumber-sumber yang ada atas dasar efisien dan efektivitas, anggaran belanja ini dinyatakan dalam bentuk uang.
f. Developing prosedur, yaitu menentukan cara yang tepat dalam penyelenggaraan pekerjaan di dalam rangka adany efisiensi, efektivitas dan keseragaman pekerjaan.
g.   Establising dan interpreting policy, yaitu manajer harus dapat menafsirkan kebijakan yang akan diambil agar terjamin dalam keselarasan dan keseragaman kegiatan serta tindakan yang akan dilakukan.

·        Jenis perencanaan dalam organisasi
a.     Rencana Global (Global plan)
Rencana global ini berisi tentang penentuan tujuan suatu organisasi secara menyeluruh. Analisa penyusunan rencana global terdiri atas:
Ø Strength, yaitu kekuatan yang dimiliki oleh organisasi yang bersangkutan.
Ø Weaknesses, memperhatikan kelemahan organisasi yang bersangkutan.
Ø Opportunity, yaitu kesempatan terbuka yang dimiliki organisasi.
Ø Treath, yaitu tekanan dan hambatan yang di hadapi organisasi.

b.     Rencana straregik (strategic plan)
Bagian dari rencana global namun lebih terperinci. Dimana ndengan menyusun kerangka kerja yang akan dilakukan untuk mencapai rencana global, dimensi waktunya adalah jangka panjang. Dalam pencapaiannya dilakukan dengan system prioritas, mana yang akan dicapai terlebih dahulu.

c.      Rencana operasional (operational plan)
Rencana ini meliputi perencanaan terhadap kegiatan-kegiatan operasional dan bersifat jangka pendek.
Sumber:
Swansburg, Russel C (1995). Pengembangan Staf Keperawatan: Suatu Komponen Pengembangan SDM; (Nursing Staff Developement: A Component of Human Resource Developement). Jakarta: EGC

Mukhyl, Muhammad Abdul & Sapiutro, Iman Hadi (1995). Pengantar Manajemen Umum (untuk STIE). Jakarta: Gunadarma
Read More
Posted in | No comments

Pengalaman Berkerja di Restoran Cepat Saji

Posted on 07:14 by Unknown
Saya akan menceritakan pengalaman teman saya yang bernama sulistyo, sebut saja tio. Saya akan berbagi pengalaman dia bekerja pada suatu perusahaan besar di indonesia yg bergerak dibidang restoran cepat saji. Restoran tempat dia bekerja yg menyediakan menu-menu western. Seperti friedchicken, burger, frenchfries, dan yakiniku. Dia di rekrut sebagai salah satu crew store restoran tersebut di wilayah Tj.duren JakartaBarat. Walaupun dia direkrut sebagai crew tambahan(backup) yang hanya dikontrak beberapa bulan berkerja banyak juga ilmu yg dia dapat.
Di sana dia memiliki 4 manajer: 2chiefmanajer, 2shiftmanajer.
Untuk crew ada banyak sekitar 30org terdiri dari:
-Stock Checker(stock control) 3org
-Kasir 8org
-Stock(backup) 4org
-Cook 4org
-Dinning 8org

Sistem kerja:
Costumer dateng- Disambut dinning/kasir- kasir mlayani costumer- jika pesanan masuk daftar Waitinglist maka Cook & Stockbackup berperan, jika menu available maka backup menyiapkan kemudian dikasih ke kasir, kasir ke dinning, dining mengantar- setelah cost selesai makan dan keluar dari store maka dinning bertugas membersihkan kotoran yg tertinggal dari cost.
-Stock Control mengawasi keluar-masuk nya item dan tools.
-Peran manajer mengawasi sistem kerja berjalan seperti seharusnya.

Sistem manajemen
-Segala pengeluaran dan pemasukan (dsbt COGS*) di input menggunakan scan barcode dan komputerisasi. Serta dicatat manual juga.software excel dan *
-software kasir saya tidak tahu namanya, sistemnya kasir input otomatis data ke komputer utama
-semua software bersifat Online
-audit dilakukan 1x sebulan oleh kantor pusat

-penilaian store : oleh audit 1xsebulan & CMS*(costumer mystery store)
Read More
Posted in | No comments

Tuesday, 9 April 2013

Konsep kesehatan dan teori perkembangan kepribadian

Posted on 11:21 by Unknown

A.    Konsep Kesehatan

            Sehat sering di pakai untuk sesuatu yang bekerja secara normal bahkan dalam benda mati pun, seperti pada saat kendaraan bermotor atau sesuatu yang bekerja normal oleh pemiliknya akan mengatakan "kendaraan saya dalam keadaan sehat". Pengertian sehat menurut UU Pokok Kesehatan No.9 tahun 1960, Bab I pasal 2 adalah keadaan yang meliputi kesehatan badan  (jasmani), rohani (mental), dan sosial, serta bukan hanya keadaan bebas daripenyakit,  cacat, dan kelemahan. Pengertian sehat tersebut sejalan dengan pengertian sehat menurut organisasi Kesehatan Dunia (WHO) tahun 1975 sebagai berikut: Sehat adalah suatu kondisi yang terbebas dari segala jenis penyakit, baik fisik, mental, dan sosial.

            Defini sehat dalam keperawatan:
1.      Definisi sehat fender (1982)
Sehat adalah perwujudan individu yang diperoleh melalui kepuasaan dalam berhubungan dengan orang lain (Aktualisasi). Perilaku yang sesuai dengan tujuan, perawatan diri yang kompeten sedangkan penyesuaian dilakukan untuk mepertahankan stabilitas dan integritas struktural.
2.      Definisi sehat Paune (1983)
Sehat adalah fungsi efektif dari sumber-sumber perawatan diri (self care resouces) yang menjamin tindakan untuk perawatan diri (self care aktions) secara adekual.  
                                                                                             
            Batasan kesehatan tersebut di atas sekarang telah diperbaharui bila batasan kesehatan yang terdahulu itu hanya mencakup tiga dimensi atau aspek, yakni: fisik, mental, dan sosial, maka dalam UU No.23 Tahun 1992, kesehatan mencakup 4 aspek, yakni: fisik (badan), mental (jiwa), sosial, dan ekonomi. Batasan kesehatan tersebut diilhami oleh batasan kesehatan menurut WHO yang paling baru. Pengertian kesehatan saat ini memang lebih luas dan dinamis, dibandingkan dengan batasan sebelumnya. Hal ini berarti bahwa kesehatan seseorang tidak hanya diukur dari ketiga aspek tersebut namun dari aspek ekonomi pula.

            Keempat dimensi tersebut saling berhubungan dalam mewujudkan tingkat kesehatan seseorang, kelompok ataupun masyarakat.
           
            Perwujudan dari masing-masing aspek tersebut dalam kesehatan seseorang antara lain sebagai berikut:

1.      Kesehatan fisik adalah dimana seseorang tidak merasa ada gangguan atau sakit pada tubuhnya dan secara objektif tidak tampak sakit. Dan organ-organnya pun berfungsi dengan normal.

2.      Kesehatan mental (jiwa) mencakup 3 komponen yakni pikiran, emosional dan spiritual:  
·               Pikiran yang sehat tercermin dari cara berpikir dan pola pikirnya yang sehat dan jalan pikirnya.
·               Emosional sehat tercermin dari kemampuan seseorang untuk mengekspresikan emosinya pada saat yang tepat misalnya takut, gembira, kuatir sedih dan sebagainya.
·               Spritual yang sehat tercermin dari cara seseorang bersyukur dan percaya akan terhadap hal yang diluar alam fana ini seperti, Tuhan Yang Maha Kuasa (Allah SWT dalam Agama Islam). Dengan kata lain kesehatan spritual tercermin dari keadaan dimana seseorang menjalankan ibadah dan semua aturan aturan yang ada dalam agamanya.

3.      Kesehatan sosial terwujud apabila dalam berhubungan sosial terjalin secara baik tanpa memandang sara, status sosial, ekonomi, politik dan sebagainya. Dan terjalin dengan baik dan saling toleransi dan menghargai.
4.      Kesehatan intelektual terwujud apabila seseorang dapat mempergunakan kecerdasan intelektualnya dengan baik dan benar.

Kesimpulan :
kesehatan adalah suatu yang sangat riskan dan sesuatu yang harus kita jaga agar kita dapat hidup secara normalnya manusia. Kesehatan secara keseluruhan bekerja segala aspek secara normal dan baik yang saling berkaitan satu sama lain.

B.     Teori Perkembangan Kepribadian
           
            Kepribadian adalah bagian dari jiwa yang membangun keberadaaan manusia menjadi satu kesatuan, tidak terpecah-pecah dalam fungsi-fungsi. Memahami kepribadian berarti memahami aku, diri, self atau memahami manusia seutuhnya. Hal terpenting yang harus diketahui berkaitan dengan pemahaman kepribadian adalah bahwa pemahaman itu sangat dipengaruhi paradigma yang dipakai sebagai acuan untuk mengembangkan teori itu sendiri. Para ahli kepribadian ternyata meyakini paradigma yang berbeda-beda, yang mempengaruhi secara sistematik seluruh pola pemikirannya tentang kepribadian manusia. Paradigma itu pada sebagian ahli kepribadian dikemukakan dengan tegas, pada sebagian yang lain paradigmanya tersamar dan dikenali melalui metode analisisnya (Alwisol, 2007).

         Perkembangan ini berlangsung sejak masa bayi hingga akhir hayat. Perkembangan merupakansuatu proses pembentukan social self (pribadi dalam masyarakat), yakni pembentukan pribadi dalam keluarga, bangsa dan budaya. Perkembangan sosial hampir dapat dipastikan merupakan perkembangan moral, sebab perilaku moral pada umumnya merupakan unsur fundamental dalam bertingkah laku sosial. Seorang siswa hanya akan berperilaku sosial tertentu secara memadahi apabila menguasai pemikiran norma perilaku moral yang diperlukan untuk menguasai pemikiran norma perilaku moral yang diperlukan.

·         Tokoh Perkembangan Kepribadian

1.      Sigmund Freud
Freud membagi perkembangan kepribadian menjadi 3 tahapan yakni tahap infatil (0 – 5 tahun), tahap laten (5 – 12 than) dan tahap genital (> 12 tahun). Tahap infatil yang faling menentukan dalam membentuk kepribadin, terbagi menjadi 3 fase, yakni fase oral, fase anal, dan fase falis. Perkembangan kepribadian ditentukan oleh perkembangan insting seks, yang terkait dengan perkembangan bilogis, sehingga tahp ini disebut juga tahap seksual infatil. Perkembangan insting seks berarti perubahan kateksis seks dan perkembangan bilogis menyiapkan bagian tubuh untuk dipilh menjadi pusat kepuasan seksul (arogenus zone). Pemberian nama fase-fase perkembangan infatil sesuai dengan bagian tubuh daerah erogen-yang menjadi kateksis seksual pada fase itu. Pada tahap laten, impuls seksual mengalami represi, perhatian anak banyak tercurah kepada pengembangan kognitif dan keterampilan. Baru sesudah itu, secara bilogis terjadi perkembangan puberts yang membangunkan impuls seksual dari represinya untuk berkembang mencapai kemasakan. Pada umumnya kemasakan kepribadian dapat dicapi pada usia 20 tahun (Anonim, 2010).
2.      Erik H. Erikson
Teori Erik Erikson (Tahapan Pembangunan Psikososial) tentang delapan tahap perkembangan manusia adalah salah satu teori terbaik yang dikenal dalam psikologi. Sementara teori didasarkan pada tahapan Freud tentang perkembangan psikoseksual, Erikson memilih untuk fokus pada pentingnya hubungan sosial pada pengembangan kepribadian. Teori ini juga melampaui masa kanak-kanak untuk melihat perkembangan di seluruh umur.
a)      Perkembangan kepribadian dalam teori psikoanalisis Erickson
b)      Trust VS Mistrust (0-1/1,5 tahun).
c)      Otonomi VS Rasa Malu dan Ragu ( early chilhood : 1/1,5-3 tahun).
d)      Inisiatif VS Rasa Bersalah (late chilhood:3-6th).
e)      Industri VS Inferiority ( usia sekolah:6-12 tahun).
f)       Identitas dan Penolakan VS difusi Identitas ( masa remaja: 12-20 tahun).
g)      Intimasi dan Solidaritas VS Isolasi (Early adulthood : 20-35 th). Perkembangan
h)      Generativitas VS Stagnasi/ mandeg ( middle adulthood : 35-65 th ).
i)        Integritas VS Keputusasaan (later years: diatas 65 th).

3.      Gordom W. Allport
Menurut Gordon W. Allport, kepribadian adalah sesuatu yang unik dan dimiliki masing-masing pribadi. Ia mengatakan bahwa manusia itu dipengaruhi oleh kesadarannya  yang  meliputi 3 komponen berikut :
                                                        i.            Dynamic Organization
Komponen ini menyatakan bahwa kepribadian itu mengalami perkembangan dan perubahan.
                                                      ii.            Psychophysical System
                                    Komponen ini menyatakan bahwa kepribadian bukan hanya suatu hal yang tersirat namun kepribadian adalah hal yang nyata dan merupakan satu kesatuan yang tidak dapat terpisahkan.
                                                    iii.            Determine
Komponen ini menyatakan bahwa kepribadian bukan hanya suatu konsep namun ia dapat mengerjakan sesuatu dan mempengaruhi tingkah laku seseorang.
Sturuktur Kepribadian

1. Sifat (Trait)
Di dalam kepribadian terdapat sifat dasar yakni : (Nyata, Berkembang, Fleksibel, Empirik dan Kemandirian yang relatif). Nah dari 5 sifat dasar ini, terdapat sifat umum dan sifat khusus yang berkembang pada tiap-tipa sifat dasar.
2. Traits-Habit-Atitud
Dalam struktur ini, dinyatkan bahwa kepribadian dapat dibentuk karena sifat dasar, kebiasaan, sikap dalam menghadapi sesuatu, dan kategori nomotetik
3. Trait dan Konsistensi Pribadi
Stuktur ini mengarah pada praktikum stimulus-respon. dia membagi atas 3 trait didalamnya. yaitu (gregorius=suka berteman);(shyness=pemalu) dan (self esteem=kepercayaan diri).
4. Propium
Naaahh, propium ini adalah struktur yang membahas tentang perkembangan baik itu dalam emosi, kecakapan individu, kemampuan persepsi dan tujuan hidup seseorang. Perkembangannya sama dengan perkembangan sigmund freud, ia membaginya dalam 5 tahap yaitu Oral, Anal, Phalic, Laten dan Genital.

5. Motivasi
Kekuatan dari stuktur notivasi dalam pribadi menurut Gordon allport berbeda dengan yang lain, dimana ia mengatakan bahwa yang paling menunjang dala motivasi ialah kemampuan kognitif dan perencanaan hidup. Dari dua hal itu, ia mampu membentuk motivasi dalam dirinya karena ia telah memiliki kemampuan kognitif dan perencanaan.
6. Otonomi Fungsional
Otonomi fungsional adalah struktur yang membahas tentang keanekaragaman pribadi. Kenapa ada yang suka membaca? Kenapa ada yang suka Melukis? itulah yang disebut dengan keanekaragaman pribadi yang dibagi dalam dua tingkat otonomi yaitu: Kebiasaan dan Minat. Kebiasaan adalah struktur yang terbentuk dari keterikatan lingkungan kita. Misalnya jika kita tinggal di lingkungan yang banyak pemain bola, maka kita akan ikut juga untuk bermain bola, sedangkan Minat adalah stuktur yang terbentuk dari kesadaran akan target yang kita inginkan.


Daftar Pustaka :

http://911medical.blogspot.com/2007/06/konsep-sehat-sakit.html

http://afand.abatasa.com/post/detail/2456/

http://pusatilmupsikologi.blogspot.com/2012/04/teori-kepribadian-gordon-w-allport.html

http://safnowandi.wordpress.com/2012/11/04/teori-perkembangan-kepribadian-sosial-dan-moral/

http://valentsimplewritter.blogspot.com/2012/01/teori-kepribadian-menurut-para-ahli.html

Read More
Posted in | No comments

Sunday, 25 November 2012

Game Online : HoN (Heroes of Newerth)

Posted on 12:03 by Unknown

Heroes of Newerth (HoN) adalah session based multiplayer action RPG game yang dibuat berdasarkan mod yang terkenal, Defense of the Ancients.

Hon berasal dari philipina dan game ini menurut saya evolusi dari game Dota (Defense of the Ancients) karena mengambil karakter monsternya dari Dota. Ini adalah game taktik menyerang dan bertahan dalam satu permainan ada 2 tim dan dibagi. Satu tim ada 5 hero yang di mainkan oleh 5 orang  juga dan harus menghancurkan 5 tower untuk mencapai kemenangan.

Dalam hon terdapat 100 karakter monster yang dapat di pakai setiap pemain bebas memilih mau memakai karakter yang mana saja. Setiap karakter memiliki skill yang berbeda-beda. Dalam permainan ini terdapat monsters kecil yang dinamakan creep. Setiap 30 detik creep itu akan keluar dari setiap markas tim dan apabila kita sering membunuh karakter atau creep tersebut level dari karakter yang kita pakai akan meningkat  batas level yang dapat di capai adalah level 25.

Dalam game ini kita saling membunuh karakter yang di pakai. Apabila kita membunuh kita akan mendapatkan gold dan apabila kita terbunuh akan kehilangan gold. Gold digunakan untuk membeli item/peralatan. Item tersebut banyak macam dan kegunaannya dan kita hanya bisa memakai item tertentu sesuai dengan karakter yang kita pakai.

Dalam permainan ini dibutuhkan kerja sama yang solid untuk membunuh semua karakter musuh dan menghancurkan semua tower musuh. Dan jika semua tower sudah kita hancurkan kita akan mencapai victory atau kemenangan.

Positif:
  1.  Mengisi waktu luang
  2.  Menghilangkan rasa bosan
  3. Menyenangkan

Negatif:
  1. Bisa membuat kita menjadi addict atau kecanduan game tersebut.

Read More
Posted in | No comments

Saturday, 24 November 2012

Psikologi dan Teknologi Internet

Posted on 23:48 by Unknown

A. Penelitian Psikologi dan Internet

a.      Publikasi Online

Publikasi
Secara terminologi, publikasi berarti penyiaran, pengumuman atau penerbitan,  Ton kertapati menjelaskan dalam bukunya Dasar –Dasar Publisistik Dalam Perkembangannya Di Indonesia Menjadi Ilmu Komunikasi bahwa istilah publisistik berasal dari kata kerja bahasa latin publicare yang berarti mengumumkan. Dari pengertian di atas penulis dapat menarik kesimpulan bahwa publikasi itu sendiri ialah suatu penyampaian dari suatu pesan atau informasi yang diterbitkan baik melalu media cetak atau elektronik, publikasi itu sendiri banyak manfaatnya bagi kita apalagi di dewasa ini dengan semakin majunya dunia teknologi dunia informasi pun bertumbuh dengan pesat misalnya media jejaring sosial yang lagi marak-maraknya digunakan sebagai media publikasi baik itu informasi formal, non formal atau untuk hanya sekedar memasarkan produk-produk.

Online

Pengertian dari online itu sendiri adalah terhubung, terkoneksi, aktif dan siap untuk operasi, dapat berkomunikasi dengan atau dikontrol oleh komputer. Online ini juga bisa diartikan sebagai suatu keadaan dimana sebuah device (komputer) terhubung dengan device lain, biasanya melalui modem. Dari pengertian di atas penulis menari kesimpulan bahwa online adalah keadaan dimana komputer terhubung dengan internet baik melalui modem, wi fi atau lan dan baik sedang digunakan atau tidak oleh pengguna komputer tersebut.

Publikasi Online

Jadi dari pengertian yang diatas publikasi online adalah suatu informasi atau pesan atau pengumuman dalam bentuk online atau diterbitkan atau di umumkan dalam dunia internet melalui media elektronik baik melalui komputer, laptop atau apa saja yang dapat terhubung dalam dunia online. Atau secara singkatnya publikasi online merupakan situs yang ditujukan untuk mempublikasikan dan media promosi produk secara online.
Banyak sekali manfaat dari publikasi online ini apalagi di jaman sekarang yang rata-rata masyarakat diseluruh dunia dapat terhubung atau menggunakan internet untuk alat mencari atau bertukar informasi, banyak yang dapat dilakukan dalam publikasi online misalnya berjualan atau memasarkan produk-produk baru atau produk bekas sekalipun banyak juga perusahaan atau hanya sekedar home production yang dipasarkan melalui publikasi online, semua itu sangat bermanfaat dan lebih mengirit biaya karena biayanya relatif murah dan lumayan bagus karena tidak hanya masyarakat dalam negeri saja bahkan dunia pun bisa tahu saat kita mulai menggunakan publikasi onlien ini. Maka dari itu publikasi onlien sangat berguna untuk kita di jaman modern dan serba cepat ini.

Sedikit tips apa yang diperlukan agar publikasi online berhasil :

Pertama dukungan Strategi Promosi dan Marketing Perusahaan
 Merupakan hal yang krusial untuk mengikutsertakan program promosi online ( salah satunya : website ) di dalam keseluruhan program marketing dan promosi perusahaan serta memberikan total support seperti mencantumkan alamat web perusahaan pada seluruh marketing kit, advertising dan segala bentuk publikasi yang diselenggarakan oleh perusahaan terkait. Hal ini akan membantu perluasan informasi.
Kedua web statistic & analysis. Setiap web dianjurkan selalu menganalisa setiap perkembangan /grafik statistik yang terjadi di dalam websitenya, seperti berapa netter yang telah melakukan kunjungan ke website Anda. Hal ini diperlukan untuk melakukan perbaikan strategi marketing yang telah dilakukan.
Ketiga maksimalkan Online-Marketing itu sendiri. Dianjurkan juga agar alamat web perusahaan dipromosikan melalui search engine ( misalnya Yahoo!, Google, Bing, Altavista, AOL ) sehingga eksistensi serta informasi mengenai perusahaan dapat segera diakses oleh calon konsumen. Ada beberapa teknik khusus agar semua search enginedapat mendeteksi eksistensi website perusahaan, dan yang mengetahui teknik tersebut hanya kita-kita saja !

Sumber:

http://nugra.net/number-two-article/
http://www.politik.lipi.go.id/index.php/in/kegiatan/tahun-2010/170-workshop-publikasi-online

b.      Etika dalam Penelitian dengan Bantuan Internet

Etika itu berasal dari bahasa Yunani Kuno yaitu Ethikos yang berarti sesuatu yang timbul dari kebiasaan hidup. Secara umum Etika itu adalah sesuatu peraturan / perilaku tidak tertulis yang mengatur benar atau salah, baik atau buruk dari suatu lingkungan hidup tertentu. Dalam penelitian ada beberapa etika yang perlu diperhatikan namun pada kesempatan ini saya akan membahas lebih lanjut mengenai etika dalam mengambil sumber diinternet.
Etika Pengutipan di Internet
Internet merupakan salah satu agen yang makin mempermudah penggandaan suatu karya cipta terutama yang dipasang di internet. Kemudahan itu pada gilirannya melenakan, membuai kita sehingga pada saat mengutip lupa untuk memberi penghargaan (acknowledgement) kepada pengarangnya. Berikut ini format pengutipan sumber-sumber online menurut Modern Language Association di Amerika.

1. FTP (File Transfer Protocol)

Cara penulisan kutipan lewat File Transfer Protocol adalah sebagai berikut.
- Sertakan nama pengarang (jika ada) dengan nama belakang terlebih dahulu; judul lengkap; tanggal dokumen; protokol yang digunakan (dalam hal ini ftp) berikut alamatnya; tanggal akses.
Contoh: Johnson-Eilola, Johndan.,  "Little Machines: Rearticulating Hypertext User." 3 Dec. 1994, ftp://ftp.daedalus.com/pub/CCCC95/johnson-eilola, (14 Aug 1996).

2. HTTP (HyperText Transfer Protocol)
WWW Sites (World Wide Web). Cara penulisan kutipan lewat File HyperText Transfer

Protocol adalah sebagai berikut.
- Sertakan nama pengarang (jika ada) dengan nama belakang terlebih dahulu; judul lengkap dalam tanda petik; tanggal dokumen; protokol yang digunakan (dalam hal ini http) berikut alamat URL-nya; dan tanggal akses.
Contoh: Burka, Lauren P, "A Hypertext History of Multi-User Dimensions.", MUD History. 1993, http://www.utopia.com/talent/ipb/muddex/essay, (2 Aug. 1996).

3. Telnet Sites Telnet Sites (Sites and Files available via the telnet protocol).

Cara penulisan kutipan lewat telnet sites adalah sebagai berikut.
- Sertakan nama pengarang, dengan nama belakang terlebih dahulu; judul karangan dalam
tanda petik; nama situs telnet dalam huruf italic; dan tanggal publikasi.

4. Gopher

Untuk mengutip lewat situs gopher Anda dapat menuliskan kutipan sebagai berikut.
- Sertakan nama pengarang (jika ada) dengan nama belakang terlebih dahulu; judul lengkap dalam tanda petik; tanggal dokumen jika ada; protokol dokumen yang digunakan (dalam hal ini gopher) berikut alamatnya; tanggal akses; dand direktori gopher tersebut. Contoh: African National Congress; "Human Rights Update for Week No. 10 from 5/3/96 to 11/3/97."; gopher://gopher.anc.org.za:70/00/hrc/1997/hrup97.10; (1 Jan. 1997).

5. Email, Listerv, dan Newsgroup

Untuk mengutip lewat mailing list Anda dapat menuliskan kutipan sebagai berikut.
- Sertakan nama pengarang (jika ada) atau alamat e-mail-nya; judul yang ada dalam Subject dalam tanda kutip; tanggal pesan jika berbeda dengan tanggal akses; nama mailing list (jika ada) dalam huruf italic; alamat milis atau protokol; tanggal akses dalam tanda kurung.
Contoh: Crump, Eric, "Re: Preserving Writing.", Alliance for Computers and Writing, Listerv, acwl@unicorn.acs.ttu.edu, (31 Mar. 1995).






6. Publikasi Elektronik dan Database Online

Untuk mengutip lewat publikasi elektronik atau database online Anda dapat menuliskan
kutipan sebagai berikut.
- Sertakan nama pengarang; judul artikel dalam tanda kutip; judul publikasi software dalam huruf italic; versi atau nomor edisi; nama database atau layanan online dalam huruf italic; tanggal akses.
Contoh: Christopher, Warren, "Working to Ensure a Secure and Comprehensive Peace in the Artikel Populer IlmuKomputer.Com Copyright © 2008 IlmuKomputer.Com

7. Software Program Microsoft dan Video Games Program, Software dan

Video Game
Untuk mengutip lewat software atau program Anda dapat menuliskan kutipan sebagai
berikut.
- Nama pengarang atau produsennya (jika ada); judul program atau software dalam huruf
italic; nomor versi (jika ada dan belum dicantumkan dalam judul software); informasi
terbitan lainnya seperti tanggal (jika ada).
Contoh: ID Software, The Ultimate Doom, New York: GT Interactive Software,1995.
Sumber:
http://faiuim.com/file/etika_pengutipan.pdf

c.       Jurnal Psikologi Mengenai Internet

Pada kesempatan kali ini saya akan mengulas salah satu jurnal psikologi yang berhubungan dengan dunia internet yaitu “Analisa Faktor Penggunaan Internet Terhadap Motivasi Dan Peningkatan Kemampuan Akademik Terhadap Mahasiswa “. Dalam jurnal tersebut di jelaskan bahwa kemunculan internet dengan segala kecanggihannya membawa perubahan dalam gaya dan kebiasaan manusia sebagai pengguna alat canggih tersebut. Kecanggihan dan kemampuan Teknologi Informasi terutama melalui internet sangat mengagumkan dalam melakukan berbagai transaksi bisnis dan menyebar atau menerima informasi melalui jaringan maya ke atau dari seluruh pelosok negeri bahkan ke seluruh pelosok dunia.

Dengan penggunaan Teknologi Informasi di berbagai bidang membuat dunia menjadi tanpa batasan ruang dan waktu, merambah dalam segala bidang kehidupan. Internet adalah inter-konektivitas jaringan komputer di dunia, sehingga semua komputer di dalam jaringan tersebut dapat saling berhubungan dan mengakses sumber daya (resources) yang disediakan masing-masing computer.
Di dalam jurnal tersebut di jelaskan bahwa banyak manfaat yang dapat diperoleh dengan memanfaatkan fasilitas akses ke Internet. Berikut ini hanyalah sebagian dari apa yang tersedia di Internet :
a. Informasi untuk kehidupan pribadi seperti: Kesehatan, Rekreasi, Hobby,   Pengembangan Pribadi, Rohani, Sosial.

b. Informasi untuk kehidupan profesional/Pekerja : Sains, Teknologi, Perdagangan, Saham. Komoditas, Berita Bisnis, Asosiasi Profesi, Asosiasi Bisnis, Berbagai Forum Komunikasi.

Motivasi adalah faktor yang mendorong orang untuk bertindak dengan cara tertentu. Dengan demikian dapatlah dikatakan bahwa motivasi pada dasarnya adalah kondisi mental yang mendorong dilakukannya suatu tindakan (action atau activities) dan memberikan kekuatan (energy) yang mengarah kepada pencapaian kebutuhan, memberi kepuasan ataupun mengurangi ketidakseimbangan. Oleh karena itu tidak akan ada motivasi, jika tidak dirasakan rangsangan-rangsangan terhadap hal semacam di atas yang akan menumbuhkan motivasi, dan motivasi yang telah tumbuh memang dapat menjadikan motor dan dorongan untuk mencapai tujuan pemenuhan kebutuhan atau pencapaian keseimbangan.
Jurnal tersebut mengungkapkan Prestasi belajar adalah hasil penilaian pendidik terhadap proses belajar dan hasil belajar siswa. (winkel, 1987). Penilaian yang di maksud adalah penilaian yang di lakukan untuk menentukan seberapa jauh proses belajar dan hasil belajar siswa telah sesuai dengan tujuan instruksional yang sudah di tetapkan baik menurut aspek isi maupun aspek prilaku.
Kemudian jurnal tersebut menjelaskan penelitian mereka dengan kesimpulan :
 1.  Berdasarkan uji korelasi dan regresi diperoleh fakta bahwa secara parsial tidak ada hubungan atau pengaruh yang signifikan antara Variabel pemanfaatan e-learning terhadap Prestasi belajar mahasiswa. Pada Kondisi ini dapat dijelaskan secara sendiri-sendiri atau parsial tidak terdapat pengaruh pemanfaatan e-learning terhadap prestasi belajar Mahasiswa.
2. Pengaruh secara parsial dari variabel pemanfaatan e-learning dengan kemampuan pemahaman mahasiswa berdasarkan uji yang telah dilakukan menunjukkan adanya pengaruh yang signifikan. Pada Kondisi ini dapat dijelaskan secara sendiri-sendiri atau parsial terdapat pengaruh pemanfaatan e-learning terhadap Kemampuan pemahaman mahasiswa.
3.  Hasil pengujian regresi yang dilakukan secara bersama-sama atau uji serentak di peroleh hasil bahwa Pengaruh secara bersama dari variabel pemanfaatan e-learning dengan Prestasi belajar mahasiswa dan kemampuan pemahaman Mahasiswa menunjukkan pengaruh yang signifikan dan positif.

Sumber :
http://blog.binadarma.ac.id/vivi/?p=37
Read More
Posted in | No comments
Older Posts Home
Subscribe to: Comments (Atom)

Popular Posts

  • Game Online : HoN (Heroes of Newerth)
    Heroes of Newerth (HoN) adalah session based multiplayer action RPG game yang dibuat berdasarkan mod yang terkenal, Defense of the Ancients....

Blog Archive

  • ▼  2013 (4)
    • ▼  October (3)
      • Tingkat Manajemen
      • Psikologi Manajemen
      • Pengalaman Berkerja di Restoran Cepat Saji
    • ►  April (1)
  • ►  2012 (5)
    • ►  November (3)
    • ►  October (2)
Powered by Blogger.

About Me

Unknown
View my complete profile